23 March 2012

PERSAHABATAN DAN KEEGOISAN

Source Image : Google
Sahabat...muncul kata itu dari seorang insan. Apakah arti dari kata tersebut ?
mungkin sahabat seseorang yang selalu traktir makan, bisa bercanda gurau dan banyak lagi. Tapi sebenarnya sahabat itu sendiri memiliki banyak perspektif. seseorang mengatakan seperti itu belum tentu bagi orang lain akan memiliki pemikiran yang sama. Jadi mengenai arti sahabat bisa dijawab sesuai setiap hati insan. Maka dari sahabat muncul sebuah ikatan yaitu Persahabatan. Jadi berbahagia bagi insan yang memiliki sahabat dan menjaga baik persahabatan tersebut. Karena hanya sahabat lah tempat engkau berbagi kelu kesah dan kebahagiaan dikala jauh dari orang yang dicintai dan keluarga. Genggam dan ikat lah tali persahabatan jangan sampai terpisah.
Tapi didalam sebuah persahabatan tidak lah lengkap dan indah tanpa ada sebuah keegoisan setiap insan. Hal itu tidak bisa dihindar atau munafik, bahkan egois lah yang membuat dan menjaga persahabatan tersebut. Karena tidak lah mungkin tanpa sebuah keegoisan tersebut terbentuk sebuah sahabat dan persahabatan yang saling memahami dan  mengerti tentang setiap pribadi insan yang ada. Sehingga keegoisan dalam persahabatan membuat insan harus mengerti dan memahami dari sahabatnya dan persahabatan akan seperti apa. Dari situ mulai timbul saling mempelajari perilaku dan sifat setiap insan.
Tapi bukan berarti dengan begitu keegoisan diharuskan didalam sebuah persahabatan ? Tidak, keegoisan harus direndam didalam persahabatan, tetapi kadang kala didalam persahabatan selalu timbul yang namanya keegoisan, dan hal itu tidak bisa munafik lagi. Tetapi dari persahabatan mulai belajar bagaimana menepis semua keegoisan-keegoisan yang ada. Justru dengan persahabatan bisa saling belajar kedewasaan karena akan saling merasakan dan mengalami langsung.
Maka berbahagia bagi insan yang bisa menghilangkan keegoisan didalam persahabatan, karena sebenarnya didalam persahabatan keegoisan merupakan cobaan dan tantangan setiap insan, bagaimana harus menghadapi dan menanggapi semua keegoisan masing-masing agar bisa mencapai sebuah persahabatan yang sejati tanpa kehadiran keegoisan dan indivualisme, justru kebersamaan dan kepercayaan yang muncul didalam hati setiap insan.

0 komentar:

Post a Comment