30 October 2012

PEMBAHASAN MODEL TINGKAT MATURITY COBIT 4.1

Grafik Tingkat Maturity COBIT 4.1, Sumber (ITGI, 2007)
Pada COBIT, model kematangan digunakan untuk pengelolaan dan kontrol pada proses teknologi informasi yang didasarkan pada metode evaluasi organisasi, sehingga dapat melakukan evaluasi sendiri dari level 0 sampai 5, sehingga organisasi dapat menilai proses-proses TI yang dimilikinya. Adapun pendefinisian model kematangan menurut kerangka kerja COBIT sebagai berikut (ITGI, 2007) :
  • 0 - Non Existent
Perusahaan sama sekali tidak perduli akan pentingnya teknologi informasi untuk kelola secara baik oleh pihak manajemen.
  • 1 - Initial / Ad Hoc
Perusahaan secara reaktif melakukan penerapan dan implementasi teknologi informasi sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan mendadak yang ada, tanpa didahului dengan perencanaan sebelumnya.
  • 2 - Repeatable but Intituitive
Perusahaan telah memiliki pola yang berulangkali dilakukan dalam melakukan manajemen aktivitas terkait dengan tata kelola teknologi informasi, namun keberadaannya belum terdefinisi secara baik dan formal sehingga masih terjadi ketidakkonsistenan.
  • 3 - Defined
Perusahaan telah memiliki prosedur baku formal dan tertulis yang telah disosialkan ke segenap jajaran manajemen dan karyawan untuk dipatuhi dan dikerjakan dalam aktivitas sehari-hari.
  • 4 - Managed and Measurable
Perusahaan telah memiliki sejumlah indikator atau ukuran kuantitatif yang dijadikan sebagai sasaran maupun objektif kinerja setiap penerapan aplikasi teknologi informasi yang ada.
  • 5 - Optimised
Perusahaan telah mengimplementasikan tata kelola teknologi informasi yang mengacu pada “Best Practice”.


Semoga artikel saya ini bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan, untuk lebih detail dan jelas bisa dipelajari referensi sumbernya.

Referensi yang digunakan :
IT Governance Institute. (2007), “COBIT 4.1 Framework Control Objectives, Management Guidelines, Maturity Models”, IT Governance Institute.

0 komentar:

Post a Comment