07 March 2013

PROSES INTERAKSI MANUSIA DENGAN MESIN ATM (AUTOMATIC TELLER MACHINE)

Didalam interface yang menghubungkan manusia atau user dengan mesin ATM tersebut adalah sebuah kartu ATM yang merupakan kartu yang digunakan untuk penarikan tunai baik di counter-counter bank maupun pada anjungan  ATM. Didalam kartu ATM ini terdapat Magnetic Strips yang merupakan suatu bentuk plastic pendek yang dilapisi dengan sistem magnetik dan biasanya dilekatkan pada kartu kredit ataupun kartu berharga lainnya. Dimana pada setiap magnetic strips biasanya tertulis data pribadi pemegang kartu  yang berisi nomor rekening, nomor pribadi serta kode aksesnya. Dan tulisan ini ditulis dalam bentuk kode-kode tertentu, dan hanya bisa dibaca oleh komputer yang dilengkapi dengan mesin khusus untuk kartu magnetic strips tersebut. Maka dengan adanya interaksi manusia dengan mesin ATM sangat memberikan manfaat antara lain :
  • Praktis dan efisien dalam pelayanannya
  • Pengoperasian mesin ATM relative mudah
  • Melayani 24 jam termasuk hari libur
  • Menjamin keamanan dan privacy
  • Memungkinkan mengambil uang lebih dari 1 kali sehari
  • Terdapat di berbagai tempat yang strategis
Selain itu manfaat dengan adanya interaksi manusia dengan mesin ATM dari sisi pelayanan meliputi :
  • Penarikan uang tunai
  • Dapat digunakan sebagai tempat untuk memesan buku cek dan bilyet giro
  • Dapat digunakan sebagai tempat untuk meminta rekening Koran
  • Dapat digunakan sebagai tempat untuk mengecek saldo rekening nasabah
Maka secara umum interaksi manusia dengan mesin ATM, terlihat berikut ini :
 Sehingga indera manusia yang berinteraksi langsung dengan mesin ATM sebagai berikut :
  • Kulit/tangan : karena untuk pertama berinteraksi dengan mesin ATM, user harus memasukkan kartu ATM sebagai media penghubung antara user dengan sistem tersebut menggunakan tangan yang otomatis akan berinteraksi langsung dengan indera peraba/kulit.
  • Kulit/jari-jari tangan : setelah user telah memasukkan kartu ATM menggunakan tangan sebelumnya, maka sistem akan meminta suatu verifikasi berupa PIN (Personal Identification Number) yang harus diinputkan user sebelum memulai proses transaksi. Yang dimana sistem sudah menyediakan media input berupa tombol-tombol yang terdiri dari angka-angka 0-9 dan fungsi tombol lainnya, selanjutnya user akan menginputkan PIN tersebut melalui media tersebut atau keypad menggunakan jari-jari tangan, yang otomatis akan berinteraksi dengan indera peraba/kulit.
  • Mata :  setelah proses identifikasi PIN yang diinputkan user telah diverifikasi, maka sistem akan memproses dan menampilkan tampilan menu-menu yang akan digunakan user untuk memilih melakukan transaksi yang diinginkannya. Maka user akan berinteraksi menggunakan mata dengan tampilan layar monitor mesin ATM tersebut untuk melihat dan memilih menu-menu pada mesin ATM tersebut. Maka secara otomatis indera yang berinteraksi dengan tampilan layar monitor mesin ATM adalah indera penglihatan/mata.
  • Telinga : Pada mesin ATM terdapat komponen speaker yang berguna untuk mendengarkan suara ATM dari setiap proses transaksi yang dilakukan, misalkan pada saat salah menginputkan PIN maka akan ada suara notifikasi atau pemberitahuan, juga akan muncul suara ATM pada saat transaksi selesai serta suara ATM mengenai promosi produk dan jasa dari bank yang bersangkutan, sehingga secara otomatis indera yang berinteraksi dengan speaker mesin ATM adalah Indera pendengaran/telinga.

0 komentar:

Post a Comment