22 March 2013

RAJIN OLAHRAGA SEJAK KECIL DAPAT MENCEGAH PIKUN DIMASA TUA


Mumpung masih muda, rajin-rajinlah berolahraga karena aktivitas itu tak hanya akan membuat Anda sehat tapi juga terasa manfaatnya hingga tua. Hal ini telah dipastikan sebuah studi baru yang menyatakan bahwa mempertahankan gaya hidup aktif sejak kecil akan bermanfaat bagi kesehatan otaknya saat usianya sudah senja. Tim peneliti dari King's College London menemukan bahwa orang yang rajin berolahraga seumur hidup memiliki skor yang lebih baik saat mengerjakan sebuah tes kognitif saat usianya mencapai 50 tahun dibandingkan rekan-rekan mereka yang gaya hidupnya sedenter atau tak banyak bergerak. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Psychological Medicine ini didasarkan pada data dari 9.000 pria dan wanita yang ambil bagian dalam National Child Developmen Study 1958. Partisipan dalam studi ini memberikan laporan mandiri terkait 'aktivitas fisik mereka di waktu senggang' atau LTPA (leisure-time physical activity) beberapa kali selama periode studi yaitu ketika partisipan berusia 11, 16, 33, 42, 46 dan 50 tahun.

Kemudian ketika seluruh partisipan menginjak usia 50 tahun, peneliti meminta mereka menjalankan sebuah tes kognitif. Dari situ peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengaku melakukan aktivitas fisik sedikitnya empat hari seminggu dalam lima kali survei atau lebih diketahui memiliki skor tes yang lebih baik dibandingkan partisipan yang tidak melaporkan hal serupa. "Partisipasi LTPA dengan frekuensi dan intensitas yang rendah juga dikaitkan dengan fungsi kognitif, terutama pada usia dewasa pertengahan atau akhir, baik bagi pria maupun wanita. Sedangkan manfaat terbesar muncul dari partisipasi terhadap LTPA intensif selama seumur hidup," tandas peneliti seperti dilansir huffingtonpost, Jumat (22/3/2013). Lagipula sejumlah studi lain juga telah memastikan kebenaran temuan ini. Salah satunya menunjukkan bahwa olahraga rutin dengan durasi yang pendek pun telah mampu memberikan manfaat nyata bagi otak.

Studi lain yang dipresentasikan dalam Canadian Cardiovascular Congress pada tahun 2012 juga mengemukakan bahwa latihan fisik dengan interval intens dua kali seminggu selama empat bulan dikaitkan dengan peningkatan skor tes fungsi kognitif. Bahkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise memperlihatkan rutin berolahraga setiap hari dapat membantu mencegah atrofi otak atau penyusutan otak yang biasanya terjadi bersamaan dengan proses penuaan.




0 komentar:

Post a Comment