13 June 2013

APA ITU KEKUASAAN DALAM SEBUAH ORGANISASI

Source Image : Google
Kekuasaan merupakan suatu wewenang dalam melakukan sesuatu dalam sebuah organisasi, dimana seperti kekuasaan dalam memberikan seseorang legitimasi untuk bertindak dimana dengan alasan untuk kepentingan organisasi. Contohnya : Memberikan hukuman, memberikan bonus, menetapkan peraturan, mengangkat staff, mem-PHK karyawan, dan banyak lagi lainnya. Dalam memegang kekuasaan menurut ilmu manajemen modern bukan hanya bertanggungjawab secara moral dan etika. Adapun berdasarkan teori organisasi, ada bentuk kekuasaan yang ada didalam suatu bentuk struktur organisasi, meliputi :

  • Kekuasaan Paksaan ( Coersive Power)
Merupakan usaha atasan terhadap bawahannya untuk melaksanakan usaha menyelesaikan pekerjaan. Dimana staff akan dihukum apabila tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya. Sebagai contoh karyawan suatu perusahaan akan merasa takut dan bersalah apabila terlambat masuk bekerja, maka setiap karyawan yang datang terlambat tidak akan dibayar uang makan dan pengganti biaya transportasi.

  • Kekuasaan Imbalan (Reward Power)
Adalah merupakan kekuasaan yang terbentuk karena pemberian imbalan, Sebagai contoh, seseorang pekerja digaji sebesar lima ratus ribu rupiah untuk memproduksi 1000 unit barang, Kemudian pekerja tersebut dijanjikan tambahan insentif sebesar dua ratus lima puluh ribu rupiah lagi, tetapi harus dapat menambah produksi sebesar 750 unit barang, dan  dapat terselesaikan dengan baik. 

  • Kekuasaan Dilegitimasi (Legitimate Power)
Merupakan kekuasaan yang berdasarkan undang-undang/peraturan organisasi dan dipatuhi oleh anggota dalam suatu organisasi tersebut.

  • Kekuasaan Referensi (Reference Power)
Merupakan kekuasaan yang didapat dari referensi/acuan seseorang yang berkuasa, seperti seorang anak direktur perusahaan yang ditunjuk untuk menempati posisi sebagai manajer. 

  • Kekuasaan Keahlian (Expert Power)
Contohnya adalah gambaran kekuasaan dari para manajer yang berskala internasional adalah dapat membuat strategi yang istimewa untuk mengatasi permasalahan, sehingga keputusan yang diambil dijalankan oleh karyawan-karyawan dalam perusahaan.

  • Kekuasaan Perwakilan (Representative Power)
Merupakan kekuasaan yang diperoleh karena pemegang kekuasaan tersebut dipercaya kelompok sebagai delegasi untuk menyelesaikan tuntutan dan harapan pengikutnya. Dimana pendelegasian kekuasaan pimpinan dimungkinkan sepanjang bawahan mengetahui batas kemampuan pimpinan yang dilegitimasi tersebut. Begitu juga sebaliknya apabila bawahan sudah mengetahui kemampuan dari pimpinan itu tidak layak untuk menerima delegasi kekuasaan, maka kelompok atau pengikut akan menarik kepercayaannya dan tidak lagi mengakui kekuasaan pemimpin itu.



0 komentar:

Post a Comment