12 April 2014

DAUN YANG JATUH TIDAK PERNAH MEMBENCI ANGIN

Seringkali kita melihat atau mendengar seseorang mengalami kesuksesan atau kegagalan dalam kehidupan ini. Tentu tidak bisa dipungkiri kita semua ingin mencapai kesuksesan masing-masing sesuai dengan cita-cita yang diimpikan. Tetapi ada hal yang terlupakan, ketika seseorang mencapai kesuksesan maka semuanya akan berjalan lancar dan tidak ada apa-apa yang terjadi. Tetapi sebaliknya, apabila mengalami kegagalan, pasti akan muncul banyak masalah, seperti tentu akan mencari kesalahan atau penyebab kegagalan tersebut, apakah itu menyalahkan orang lain salah satunya atau yang lainnya 

Memang tidak bisa kita pungkiri disini, faktor kesuksesan dan kegagalan banyak sekali dan berbeda-beda kontribusinya bagi setiap orang yang mengalami dan menjalaninya. Tetapi yang ditekankan disini adalah bahwa ketika mencapai keberhasilan janganlah melupakan rekam masa lalu, atau sederhananya ingatlah kembali kita bisa seperti ini karena apa dan karena apa, artinya mengatakanlah pada diri sendiri, bahwa sampai hari ini saya berada disini juga karena ini dan ini. Selalu mensyukuri apapun yang terjadi dalam kehidupan ini, memang terkadangkala itu sulit untuk kita dapat mengambil keputusan yang tepat dan berpikiran yang bijaksana apabila diposisikan tersullit, jujur bagi penulis sendiri juga masih sulit untuk hal ini. Itu karena hanya belum bisa saja karena belum terbiasa diposisi sulit tersebut. Jadi marilah kita bersama-sama terus belajar dan tumbuh berkembang yang lebih baik seiring semakin banyak waktu yang telah kita jalani dan lewati dalam kehidupan ini.

Banyak sekali hal yang tidak bisa kita pungkiri, bahwa kita hanya bisa memberikan yang terbaik dan berusaha yang terbaik, memaksimalkan kemampuan yang ada. Memang semua itu belum tentu akan memposisikan atau menjanjikan kita akan berhasil mencapai tujuan kita. Kembalikan lagi kepada keyakinan masing-masing, kesabaran dan semangat dalam mencapai tujuan itu. Selain itu juga, masih banyak faktor yang mempengaruhi semua itu. Jadi berusaha yang terbaik dan menikmati setiap proses yang ada. Semakin panjang proses yang dilewati dan proses yang dilewati tersebut tersulit, maka akan membantu dalam berkembang lebih baik, walaupun hasil yang dicapai belum maksimal, tetapi untuk pencapaian pembentukan karakter dan pribadi yang kuat sudah lebih baik.

Dan juga, apabila dalam kondisi terbawah atau dalam keadaan yang tersulit janganlah pernah menyalahkan semua yang ada disekitar kita. Sederhananya, apabila dalam keadaan yang terbaik artinya semua berjalan sesuai yang diharapkan, semua itu bukanlah semata pencapaian atau usaha kita semata, melainkan apa pihak-pihak yang lain yang membantu secara langsung atau tidak langsung kita dalam mencapai tujuan tersebut, artinya apabila sudah berada dalam posisi terbaik, ingatlah kembali saat ini bisa seperti itu juga karena ini dan itu. Janganlah pernah melupakan setiap proses yang dilewati ketika dimasa tersulit. Tetapi sebaliknya, apabila diposisi tersulit janganlah sedikitpun menyalahkan siapapun atau apapun itu apalagi sampai membencinya dan memusuhi hanya karena suatu hal yang belum jelas kebenarannya. Artinya apabila diposisikan terbaik ingatlah apapun itu atau sekecil apapun hal itu, mengingat kembali karena itulah bisa seperti ini. Dan sebaliknya, apabila diposisikan tersulit jangan sekali-sekali menyalahkan siapapun atau apapun itu.

Tetapi semua itu karena pribadi kita yang belum memaksimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki. Secara teori, memang mudah sekali mengatakan seperti itu, belum tentu dalam penerapannya, itu juga penulis akui. Tetapi dalam kehidupan ini setiap detik, menit, jam, hari, bulan, tahun itu kita tidak pernah berhenti untuk belajar demi menjadi yang lebih baik atau menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Maka dalam posisi tersulit itu bukanlah berarti selamanya akan seperti itu, begitu juga sebaliknya. Hanya jalan yang waktu yang berbeda saja mengalami hal tersebut, semua itu ada waktunya dan semua itu akan terlewati, hanya sekarang bagaimana kita menyikapi dan bertahan atau bersabar dalam menjalani dan menghadapi semua itu, baik itu manis ataupun pahit.

Seperti biasanya, untuk dipenghujung artikel ada sebuah kata kutipan dari penulis, walaupun kadangkala isinya cukup ngawur atau bahkan memang ngawur sekali. Untuk kata kutipan kali ini, berbunyi seperti ini :

"Setiap orang pasti akan mengalami sisi yang terbaik dan terburuk dalam hidupnya hanya saja waktunya yang tidak sama, ketika dalam sisi terburuk bersikaplah seperti layaknya daun yang jatuh tidak pernah membenci angin"


0 komentar:

Post a Comment