Dare to Dream

Follow Your Dreams, For They Are The Hope Of The Future

06 May 2015

Wang Jie - Gu Shi De Jiao Se

Source Image : Google

我不要在破碎的镜头里
wo bu yao zai po sui de jing tou li 
接受你的逃避和存在
jie shou ni de tao bi he cun zai 
我从冷漠的角度望去
wo cong leng mo de jiao du wang qu 
含泪的眼 该如何表白
han lei de yan gai ru he biao bai 
现在的记忆
xian zai de ji yi 
好像一场演不完的戏
hao xiang yi chang yan bu wan de xi 
让我们都看得见过去
rang wo men du kan de jian guo qu 


我知道故事里的夜
wo zhi dao gu shi li de ye 
在为谁叹息
zai wei shui tan xi 
我知道故事里的梦
wo zhi dao gu shi li de meng 
为何不再美丽
wei he bu zai mei li 


因为你已不是你自己
yin wei ni yi bu shi ni zi ji 
何必告诉我要忘了你
he bi gao su wo yao wang liao ni 
故事的角色消失在记忆里
gu shi de jiao se xiao shi zai ji yi li 
故事的角色消逝在记忆里
gu shi de jiao se xiao shi zai ji yi li



20 April 2015

Bunga Tak Selamanya Mekar Indah

Source Image : Google
Sepintas dibenak penulis terlintas sebuah ungkapan yang sering diucapkan semasa masih dikampung halaman "Bunga tak selamanya mekar indah". Yuppss, betul sekali ucapan itulah sering penulis ucapkan semasa jaman-jaman masih berseragam sekolah lhooo. hehehe... Sebenarnya ungkapan pepatah itu penulis juga belajar dari Orang Tua penulis sendiri sih. Karena seringnya mendengar ungkapan tersebut dari Orang Tua, lama kelamaan penulis mulai penasaran sebenarnya ungkapan kata itu maksudnya apa sih... Eittt, jangan salah paham dlu ya, Bunga disini bukan seperti bunga yang sering diperbincangkan di berita-berita TV ya "Sebut saja namanya Bunga" hahaha...

Karena Orang Tua penulis sering mengucapkan ungkapan kata itu, kayaknya punya makna yang dalam deh (dalam hati penulis). Penulis mulai mendapatkan jawaban atas ungkapan kata itu pada saat pas waktu pembagian buku raport SMA. tepatnya dikelas XI semester 1 (satu). Sekedar informasi, gini-gini penulis dari jurusan IPA lhoo, percaya ga..tapi IPA nya karena emang dimasukin Wali Kelas waktu itu, andaikan boleh memilih penulis akan memilih langsung LULUS SEKOLAH aja sih hahaha (ngarep banget yak).  Kembali ke topik awal, nah pada saat pembagian raport itu, kebetulan Wali Kelas penulis waktu itu memperingkatkan juara seluruh siswanya satu per satu dari atas ke bawah.

Hayooo, coba tebak kira-kira waktu itu penulis dapat juara berapa. 1 2 atau ga juara sama sekali hahaha... kata Wali Kelas penulis sih bilangnya juara 3... Horeeeee (serius, senangnya hati penulis waktu itu dengar juara 3). Tapi sayang seribu sayang ternyata Wali Kelas bilang kalau penulis itu juara 3 dari belakang lhoo hahahahahaha. Awalnya penulis juga mengira bahwa benaran juga 3 gitu, eh ternyata juara 3 dari belakang. Jadi waktu itu, total siswa termasuk penulis ada 32 orang. Jadi pasti udah tahu penulis juara berapa sebenarnya, dihitung mundur aja 32 (juara 1 dari belakang), 31 (juara 2 dari belakang), 30 (juara 3 dari belakang). Yupppp, betul penulis juara 30 waktu kelas XI semester 1 (rekor baru). 

Dari situ, penulis menemukan jawabannya atas ungkapan kata itu melalui pengalaman langsung penulis sendiri. "Bunga tidak selamanya akan mekar indah, Ada waktunya akan layu juga.  Begitu juga halnya seorang manusia tidak akan selamanya berada diatas, ada kalanya juga dibawah". Nah, sampai hari ini pun dalam kehidupan penulis sendiri masih banyak mengalami kondisi terbaik dan terburuk koq, hehehe. Tapi penulis merasa bersyukur dan beruntung masih diberikan kesempatan untuk bisa mengalaminya secara langsung. Namun, penulis ga bisa mungkiri kalau dibilang sedih ya pasti sedih hehehe... Tapi kalau sedih, pandanglah ke langit bahwa Tuhan selalu menemani kita. Penulis yakin, pasti semua orang pernah mengalami sisi terbaik dan terburuk dalam hidupnya, minimal sekali dalam hidupnya. Kalau penulis sih, berkali-kali hahaha. Hanya sekarang bagaimana cara menyikapi semua yang terjadi itu. Kalau tidak menemukan jawabannya cobalah pandang ke sungai, airnya selalu mengalir walaupun bebatuan menghalanginya. Sekian !!!

24 March 2015

Framework ISO/IEC 20000:1-2011

Source : ISO/IEC 20000-1:2011
Pada struktur kerangka kerja ISO/IEC 20000 yang terlihat diatas dalam sistem manajemen layanan terdiri dari :
  • Cakupan : berisi tentang definisi cakupan dari standar
  • Definisi dan Istilah : berisi tentang daftar definisi dan istilah yang digunakan
  • Kebutuhan Manajemen Sistem : berisi kebutuhan umum bagi manajemen sistem yang terdiri atas tanggungjawab manajemen, kebutuhan dokumentasi dan pelatihan
  • Perencanaan dan Implementasi Perubahan Layanan TI : berisi kebutuhan bagi organisasi untuk menjalankan metode PDCA
  • Perencanaan dan Implementasi Perubahan Layanan maupun Layanan Baru : berisi kebutuhan umum berkaitan dengan perubahan maupun penyediaan layanan baru yang meliputi adanya kesepakatan biaya dan kualitas, kejelasan akuntabilitas dan perencanaan
  • Service delivery proses terdiri atas proses-proses seperti capacity management, service continuity and availability management, service reporting, service level management, dugetting and accounting for IT service
  • Control process terdiri atas configuration management dan change management
  • Relationship management terdiri atas business relationship management dan supplier management
  • Resolution Process : terdiri atas incident management dan problem management

Reference From : International Organisation for Standardization (ISO/IEC). 2011. “ISO/IEC 20000 – 1: 2011 Information Technology – Service Management – Part 1 : Service management system requirements”

Metode PDCA Implementasi IT Service Management ISO 20000

ISO/IEC 20000 merupakan standar yang berkaitan dengan manajemen layanan TI (IT Service Management). ISO/IEC 20000 memberikan spesifikasi mengenai kelompok dalam proses manajemen dan kebutuhan-kebutuhannya. Secara umum ISO/IEC 20000 dapat dibagi menjadi dua bagian manajemen layanan TI, antara lain :
  • ISO/IEC 20000-1:2011 : menyediakan bagian pertama dari standar ISO 20000. Berisi mengenai spesifikasi dan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh organisasi penyedia layanan untuk membangun suatu manajemen layanan TI yang efektif dan mampu memenuhi kebutuhan pengguna.
  • ISO/IEC 20000-2:2012 : berisi serangkaian code of practice bagaimana menerapkan dan memenuhi kebutuhan pada ISO 20000-1.
Source : ISO/IEC 20000-1:2011
ISO/IEC 20000 menggunakan metode pendekatan PDCA (Plan-DO-Check-Act) dalam mengembangkan perencanaan dan implementasi IT service management yang dimana suatu organisasi perlu mendefnisikan tujuan, kebijakan, menentukan proses dan menentukan tahapan-tahapan  proses yang diperlukan secara berurutan, antara lain :
  • Plan : merupakan tahapan perencanaan melalui pendefinisian
  • Do : merupakan eksekusi terhadap kegiatan yang telah direncanakan
  • Check : menentukan apakah kegiatan yang telah dilakukan menghasilkan kegiatan yang telah diharapkan
  • Act : penyesuaian perencanaan berdasarkan informasi yang diperoleh selama fase pengecekan

Reference From : International Organisation for Standardization (ISO/IEC). 2011. “ISO/IEC 20000 – 1: 2011 Information Technology – Service Management – Part 1 : Service management system requirements”

24 February 2015

Enabler Pada Framework COBIT 5

Source :  COBIT® 5, figure 12 : page 27
Pada framework COBIT 5 dalam prinsipnya bahwa menggunakan pendekatan holistik dimana dengan membagi tujuh kategori penggerak (enabler). Dimana enabler merupakan faktor secara individual dan kolektif terkait dengan apakah mempengaruhi terkait dalam tata kelola maupun manajemen TI yang dilakukan. Berikut ini pembahasan secara detail ketujuh penggerak (enabler) pada framework COBIT 5 sebagai berikut :

  1. Prinsip-prinsip, kebijakan-kebijakan dan framework : sarana untuk menerjemahkan tingkah laku yang diinginkan kedalam petunjuk praktek untuk pelaksanaan manajemen harian.
  2. Proses : menjelaskan kumpulan terorganisasi dari praktek-praktek dan aktivitas-aktivitas untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan dan menghasilkan sekumpulan keluaran di dalam dukungan pencapaian seluruh sasaran TI.
  3. Struktur organisasi : entitas pembuatan keputusan kunci didalam perusahaan.
  4. Budaya, etika dan tingkah laku : merupakan kebiasaan dari individu dan perusahaan yang sering dianggap sebagai faktor penghambat kesuksesan di dalam aktivitas tata kelola dan manajemen.
  5. Informasi : sebuah kebutuhan untuk memastikan agar organisasi tetap berjalan dan dapat dikelola dengan baik. Tetapi ditingkat operasional, informasi seringnya digunakan sebagai hasil dari proses perusahaan.
  6. Layanan, infrastruktur dan aplikasi : menyediakan layanan dan proses teknologi informasi bagi perusahaan.
  7. Orang, keterampilan dan kemampuan : dibutuhkan untuk menyelesaikan aktivitas dan membuat keputusan yang tepat serta mengambil tindakan-tindakan perbaikan.

Reference from : IT Governance Institute, COBIT 5 : A Business Framework for the Governance and Management of Enterprise IT, ISACA, 2012.

10 January 2015

Life is Full Uncertainty, But Death is Certainly

Source Image : Google
Kadangkala dalam hidup yang kita jalani banyak sekali hal-hal yang tidak terduga, yang diharapkan tidak kunjung datang, eh yang tidak diharapkan malah datang...hahaha, nasib...nasib... Ya, sebenarnya sulit sekali untuk menggambarkan kehidupan yang ideal itu seperti apa toh ? tentu saja, rencana dan jutaan harapan sudah digenggam, eh meleset semua hahahaha.... Itulah sebuah kehidupan bisa penulis katakan "Life is Full Uncertainty, But Death is Certainly" seperti itulah dalam kehidupan yang kita jalani dimuka bumi ini penuh ketidakpastian, namun kematian sudah pasti didepan mata masing-masing, hanya menunggu panggilan atau antrian kapan gitu...hehehe, koq ceritanya jadi horor begitu ya. Keep calm, bukan nakut-nakuti, hanya mengingatkan, jadi setidaknya dalam hidup ini bisa lakukan hal yang terbaik dan ga menyesal versi masing-masing.

Dikarenakan kehidupan yang kita jalani penuh ketidakpastian kedepannya seperti apa jadinya, maka dari itu marilah kita "Do The Best" apa yang seharusnya kita lakukan dan kita capai dalam beberapa dekade kedepan, alasannya sederhana biar elu ga menyesal banget dalam kehidupan kamu. Ya, minimal dalam hidup kita ada sedikit pencapaian terbaik lah, masa kalah sama statistik, statistik aja bisa disuatu waktu atau dekade bisa berada dipuncak tertinggi abis itu turun lagi sih...hahaha. Nah, minimal kita bisa seperti itulah di waktu emas dan usia terbaik saat itulah berlari secepat-cepatnya agar dapat mengukur sejauh mana kemampuan kita selama ini. Ibarat yoo kendaraan gitu, kan masing-masing punya kapasitas yang berbeda-beda ada yang cc nya kecil ada pula yang gede. Nah maksudnya, walaupun ukuran cc nya kecil namun kita bisa menggunakan dan memaksimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki cc kendaraan itu. Pencapaian apapun hasilnya itulah yang terbaik, dan kita harus puas sejenak, karena masih banyak yang dibelakang kita ketertinggalan sama kita.

Dengan kita menyadari bahwa hidup yang kita jalani penuh ketidakpastian ini, kita hanyalah bisa berdoa dan berusaha masalah hasil biarlah ditentukan sama Tuhan deh, ada saatnya kita harus pasrahkan begitu, biar hidup lebih tenteram aja sih...hahaha, karena ga banyak mikir yang aneh-aneh, takut gagal, takut ga tercapai, takut ini itu lah. Nah selama kita berusaha yang terbaik dan berdoa, niscaya hasilnya ga bakal buruk-buruk amatlah...hehehe. Kadangkala kita banyak berencana yang keren-keren deh pokoknya, namun ada kalanya semua itu hanyalah sebagai pelipur lara semata, karena waktu itulah, saat itulah rencana kita tidak diwujudkan dikarenakan kita sudah disediakan dan disiapkan rencana paling keren daripada rencana kita sama Tuhan. Asikkkkkkk. Yah, begitu deh pokoknya. Percaya aja deh "Everything Has Surprise" didunia ini. Sekian !!!

08 January 2015

Pintar Vs Cerdas

Source Image : Google
Seringkali kita mendengar ucapan : eh si A pintar ya, atau eh si A cerdas ya. Padahal penggunaan kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda lho, walaupun sebenarnya sama-sama mengarah ke seseorang yang memiliki IQ rata-rata ke atas dikit atau banyak...hahaha. Nah kali ini, penulis ingin berbagi pendapat saja bedanya pintar sama cerdas itu dimananya sebenarnya gitu. Biar ketika sudah tahu bedanya dimana antara pintar dan cerdas itu, selanjutnya bisa menerapkan untuk menjadi orang pintar atau cerdas, lebih tepatnya itu harapan dari penulis sendiri sih. hehehe. Oke, langsung saja deh kita kupas satu per satu disini.

Pertama, kita bahas terlebih dahulu mengenai kata pintar. Kata pintar biasanya ditujukan buat seseorang yang mampu menguasai suatu bidang ilmu atau keterampilan yang telah melalui suatu proses pembelajaran yang tidak singkat. Nah jadi bisa dikatakan orang pintar tidak hanya dimiliki oleh orang yang memiliki bawaan dari lahir atau warisan gen semata, namun bisa juga dikaitkan dengan proses belajar yang panjang, artinya disini orang yang pintar bisa menguasai suatu bidang itu melalui suatu proses dalam mendapatkannya, nah masalah prosesnya sangat-sangat relatif sekali, ada orang yang cepat atau lambat dalam mendapatkannya. Ya, sederhananya itu adalah : kata predikat pintar bisa didapatkan siapapun dimuka bumi ini selama ingin belajar, berusaha, ulet, giat, pantang putus asa, semangat dan banyak lagi pokoknya, intinya jangan malas deh. Jadi pintar itu kemampuan yang didapatkan melalui suatu pembelajaran yang terus menerus dalam suatu jangka waktu tertentu, semakin lama dan berulang-ulang proses pembelajaran yang dilakukan maka tingkat penguasaan bidang ilmu yang dipelajari akan semakin baik dan mendalam. Kabar gembiranya adalah kita semua disini bisa jadi orang pintar termasuk juga penulis disini, hehehe. Selama kita bersungguh-sungguh belajar dan terus menerus belajar suatu bidang yang kita sukai secara berulang-ulang untuk dapat menguasainya. Seperti ada pepatah mengatakan : "Setumpul-tumpulnya pisau, kalau terus-menerus diasah akan tajam juga". Makanya telah dikatakan : Dimuka bumi ini, tidak ada Orang Bodoh, yang ada Orang Malas saja. Kira-kira seperti itu deh pembahasan mengenai kata pintar.

Kedua, berarti tinggal kata cerdas yang perlu dibahas disini. Nah, tadi pintar itu didapatkan melalui suatu proses belajar yang berulang-ulang dilakukan sampai mampu menguasai dan mengetahui suatu bidang yang dipelajari, maka disini cerdas berbeda sedikit dengan pintar. Bedanya adalah : Kalau cerdas tidak perlu harus melalui proses belajar untuk bisa menyelesaikan suatu persoalan atau kasus yang ada, sedangkan kalau pintar bisa menyelesaikan suatu persoalan karena sebelumnya sudah mempelajari permasalahan tersebut, jadi ya bisa diselesaikan. Nah kalau cerdas tidak harus atau belum tentu harus melalui proses belajar sebelumnya dalam selesaikan suatu persoalan yang ada, mungkin saja persoalan atau ada permasalahan yang baru belum pernah dialami sama sekali namun mampu menyelesaikan dengan baik dan benar, berarti bisa dikatakan dengan predikat cerdas. Jadi, cerdas itu mampu menyelesaikan suatu permasalahan baru yang belum pernah dialami, sedangkan pintar mampu menyelesaikan suatu permasalahan karena sebelumnya sudah pernah mengalami. Ditambah lagi deh, kalau cerdas biasanya menyelesaikan suatu permasalahan melalui suatu cara yang tidak lazim dilakukan orang-orang pada umumnya atau cara yang belum terpikirkan oleh banyak orang sama sekali, sedangkan kalau orang pintar menyelesaikan suatu permasalahan biasanya melalui suatu cara yang sudah mainstream atau sudah diketahui dan dilakukan oleh banyak orang pada umumnya. 

Seperti itu saja pembahasan mengenai bedanya pintar dan cerdas, bedanya cuma sedikit saja sebenarnya sih. Kalau pengen pintar ya tinggal belajar yang rajin aja, sedangkan pengen cerdas lakukan suatu hal yang tidak lazim dilakukan orang-orang pada umumnya dalam mencapai suatu tujuan. Namun disini hati-hati ya, kalau lakukan suatu hal yang tidak lazim dilakukan orang-orang pada umumnya dengan cara diluar kesadaran itu bukan merupakan tindakan cerdas melainkan tindakan gila. Cerdas itu lakukan hal tidak lazim dengan sadar, sedangkan gila lakukan hal tidak lazim dengan tidak sadar. Sekian !!!