Dare to Dream

Follow Your Dreams, For They Are The Hope Of The Future

10 January 2015

Life is Full Uncertainty, But Death is Certainly

Source Image : Google
Kadangkala dalam hidup yang kita jalani banyak sekali hal-hal yang tidak terduga, yang diharapkan tidak kunjung datang, eh yang tidak diharapkan malah datang...hahaha, nasib...nasib... Ya, sebenarnya sulit sekali untuk menggambarkan kehidupan yang ideal itu seperti apa toh ? tentu saja, rencana dan jutaan harapan sudah digenggam, eh meleset semua hahahaha.... Itulah sebuah kehidupan bisa penulis katakan "Life is Full Uncertainty, But Death is Certainly" seperti itulah dalam kehidupan yang kita jalani dimuka bumi ini penuh ketidakpastian, namun kematian sudah pasti didepan mata masing-masing, hanya menunggu panggilan atau antrian kapan gitu...hehehe, koq ceritanya jadi horor begitu ya. Keep calm, bukan nakut-nakuti, hanya mengingatkan, jadi setidaknya dalam hidup ini bisa lakukan hal yang terbaik dan ga menyesal versi masing-masing.

Dikarenakan kehidupan yang kita jalani penuh ketidakpastian kedepannya seperti apa jadinya, maka dari itu marilah kita "Do The Best" apa yang seharusnya kita lakukan dan kita capai dalam beberapa dekade kedepan, alasannya sederhana biar elu ga menyesal banget dalam kehidupan kamu. Ya, minimal dalam hidup kita ada sedikit pencapaian terbaik lah, masa kalah sama statistik, statistik aja bisa disuatu waktu atau dekade bisa berada dipuncak tertinggi abis itu turun lagi sih...hahaha. Nah, minimal kita bisa seperti itulah di waktu emas dan usia terbaik saat itulah berlari secepat-cepatnya agar dapat mengukur sejauh mana kemampuan kita selama ini. Ibarat yoo kendaraan gitu, kan masing-masing punya kapasitas yang berbeda-beda ada yang cc nya kecil ada pula yang gede. Nah maksudnya, walaupun ukuran cc nya kecil namun kita bisa menggunakan dan memaksimalkan seluruh kemampuan yang dimiliki cc kendaraan itu. Pencapaian apapun hasilnya itulah yang terbaik, dan kita harus puas sejenak, karena masih banyak yang dibelakang kita ketertinggalan sama kita.

Dengan kita menyadari bahwa hidup yang kita jalani penuh ketidakpastian ini, kita hanyalah bisa berdoa dan berusaha masalah hasil biarlah ditentukan sama Tuhan deh, ada saatnya kita harus pasrahkan begitu, biar hidup lebih tenteram aja sih...hahaha, karena ga banyak mikir yang aneh-aneh, takut gagal, takut ga tercapai, takut ini itu lah. Nah selama kita berusaha yang terbaik dan berdoa, niscaya hasilnya ga bakal buruk-buruk amatlah...hehehe. Kadangkala kita banyak berencana yang keren-keren deh pokoknya, namun ada kalanya semua itu hanyalah sebagai pelipur lara semata, karena waktu itulah, saat itulah rencana kita tidak diwujudkan dikarenakan kita sudah disediakan dan disiapkan rencana paling keren daripada rencana kita sama Tuhan. Asikkkkkkk. Yah, begitu deh pokoknya. Percaya aja deh "Everything Has Surprise" didunia ini. Sekian !!!

08 January 2015

Pintar Vs Cerdas

Source Image : Google
Seringkali kita mendengar ucapan : eh si A pintar ya, atau eh si A cerdas ya. Padahal penggunaan kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda lho, walaupun sebenarnya sama-sama mengarah ke seseorang yang memiliki IQ rata-rata ke atas dikit atau banyak...hahaha. Nah kali ini, penulis ingin berbagi pendapat saja bedanya pintar sama cerdas itu dimananya sebenarnya gitu. Biar ketika sudah tahu bedanya dimana antara pintar dan cerdas itu, selanjutnya bisa menerapkan untuk menjadi orang pintar atau cerdas, lebih tepatnya itu harapan dari penulis sendiri sih. hehehe. Oke, langsung saja deh kita kupas satu per satu disini.

Pertama, kita bahas terlebih dahulu mengenai kata pintar. Kata pintar biasanya ditujukan buat seseorang yang mampu menguasai suatu bidang ilmu atau keterampilan yang telah melalui suatu proses pembelajaran yang tidak singkat. Nah jadi bisa dikatakan orang pintar tidak hanya dimiliki oleh orang yang memiliki bawaan dari lahir atau warisan gen semata, namun bisa juga dikaitkan dengan proses belajar yang panjang, artinya disini orang yang pintar bisa menguasai suatu bidang itu melalui suatu proses dalam mendapatkannya, nah masalah prosesnya sangat-sangat relatif sekali, ada orang yang cepat atau lambat dalam mendapatkannya. Ya, sederhananya itu adalah : kata predikat pintar bisa didapatkan siapapun dimuka bumi ini selama ingin belajar, berusaha, ulet, giat, pantang putus asa, semangat dan banyak lagi pokoknya, intinya jangan malas deh. Jadi pintar itu kemampuan yang didapatkan melalui suatu pembelajaran yang terus menerus dalam suatu jangka waktu tertentu, semakin lama dan berulang-ulang proses pembelajaran yang dilakukan maka tingkat penguasaan bidang ilmu yang dipelajari akan semakin baik dan mendalam. Kabar gembiranya adalah kita semua disini bisa jadi orang pintar termasuk juga penulis disini, hehehe. Selama kita bersungguh-sungguh belajar dan terus menerus belajar suatu bidang yang kita sukai secara berulang-ulang untuk dapat menguasainya. Seperti ada pepatah mengatakan : "Setumpul-tumpulnya pisau, kalau terus-menerus diasah akan tajam juga". Makanya telah dikatakan : Dimuka bumi ini, tidak ada Orang Bodoh, yang ada Orang Malas saja. Kira-kira seperti itu deh pembahasan mengenai kata pintar.

Kedua, berarti tinggal kata cerdas yang perlu dibahas disini. Nah, tadi pintar itu didapatkan melalui suatu proses belajar yang berulang-ulang dilakukan sampai mampu menguasai dan mengetahui suatu bidang yang dipelajari, maka disini cerdas berbeda sedikit dengan pintar. Bedanya adalah : Kalau cerdas tidak perlu harus melalui proses belajar untuk bisa menyelesaikan suatu persoalan atau kasus yang ada, sedangkan kalau pintar bisa menyelesaikan suatu persoalan karena sebelumnya sudah mempelajari permasalahan tersebut, jadi ya bisa diselesaikan. Nah kalau cerdas tidak harus atau belum tentu harus melalui proses belajar sebelumnya dalam selesaikan suatu persoalan yang ada, mungkin saja persoalan atau ada permasalahan yang baru belum pernah dialami sama sekali namun mampu menyelesaikan dengan baik dan benar, berarti bisa dikatakan dengan predikat cerdas. Jadi, cerdas itu mampu menyelesaikan suatu permasalahan baru yang belum pernah dialami, sedangkan pintar mampu menyelesaikan suatu permasalahan karena sebelumnya sudah pernah mengalami. Ditambah lagi deh, kalau cerdas biasanya menyelesaikan suatu permasalahan melalui suatu cara yang tidak lazim dilakukan orang-orang pada umumnya atau cara yang belum terpikirkan oleh banyak orang sama sekali, sedangkan kalau orang pintar menyelesaikan suatu permasalahan biasanya melalui suatu cara yang sudah mainstream atau sudah diketahui dan dilakukan oleh banyak orang pada umumnya. 

Seperti itu saja pembahasan mengenai bedanya pintar dan cerdas, bedanya cuma sedikit saja sebenarnya sih. Kalau pengen pintar ya tinggal belajar yang rajin aja, sedangkan pengen cerdas lakukan suatu hal yang tidak lazim dilakukan orang-orang pada umumnya dalam mencapai suatu tujuan. Namun disini hati-hati ya, kalau lakukan suatu hal yang tidak lazim dilakukan orang-orang pada umumnya dengan cara diluar kesadaran itu bukan merupakan tindakan cerdas melainkan tindakan gila. Cerdas itu lakukan hal tidak lazim dengan sadar, sedangkan gila lakukan hal tidak lazim dengan tidak sadar. Sekian !!!